Kunker Desa di Luwu Timur Dinilai Tidak Bermanfaat, Iskar: Hanya Jalan-jalan

JURNAL LUWU TIMUR – Aktivis pemerhati desa Luwu Raya, Iskaruddin buka suara soal akan diadakan kunjungan kerja (kunker) desa-desa di Luwu Timur ke kantor Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, Rantepao Kabupaten Toraja Utara pada tanggal 2 Agustus 2024.

“Lagi-lagi desa-desa di Luwu Timur akan melakukan kegiatan kunjungan kerja yang sama sekali kami anggap tidak bermanfaat bagi desa. Dimana terlihat dengan adanya surat perintah yang dibungkus permohonan dari Kepala Dinas PMD Kabupaten Luwu Timur, yang meminta kepala desa untuk mendampingi Bupati Luwu Timur Budiman untuk melakukan kunjungan kerja,” tegas Iskar dalam keterangannya, Kamis (1/8/2024).

banner 1600x606

Lanjut dikatakan, kegiatan kunjungan kerja kepala desa itu boleh-boleh saja selama untuk kepentingan dan kemajuan desa, namun jika tidak itu bukan kunjungan kerja tapi jalan-jalan.

“Kalau masalah surat yang di tanda tangani oleh Kadis PMD Halsen, saya sudah baca dan sangat jelas bahwa kunjungan kerja tersebut bukan agenda desa tapi agenda Bupati, dimana kadis PMD ini ingin melibatkan desa dalam kunjungan tersebut. Memangnya kades ini bawahan dari kadis PMD semaunya saja memerintah kepala desa,” cetusnya.

Iskar juga menjelaskan bahwa Kadis PMD adalah supra desa dimana tugasnya adalah perpanjangan tangan bupati sebagai pembina desa.

“Membina agar desa berpikir untuk meningkatkan kemajuan desa sesuai regulasi, ini malah membuat kegiatan yang tidak ada dampak positif bagi masyarakat desa dan pastinya kegiatan ini dibiayai oleh keuangan desa,” tegasnya.

“Entah ini perintah bupati atau hanya inisiatif Kadis PMD yang ingin memperlihatkan ke Bupati Luwu Timur bahwa kepala desa se Luwu Timur ini tetap solid,” sambungnya.

Apalagi kata Iskar, Pilkada sebentar lagi dan kepala desa sangat menentukan agar bisa mendulang suara untuk mendudukkan Bupati Budiman 2 periode. (RED)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *